Kamis, 19 September 2013

Bangkitkan aku

Aku yakin dalam kesunyian...
Aku kuat ketika berada di bahumu...
Lalu aku petik di udara, dengan itu...
Kemudian jatuh tak berkeringat darah...
Namun diam, seperti pergi...
Bangkitkan aku...

Bangkitkan aku...
Ketika aku berdiri di permukaan...
Terjal suram menerjang...
Dan datang dengan keraguan...
Diam dan duduk disampingku...
Derap langkah mengantuk,
Lalu terbang seketika dalam puisi alam...
Hingga merintih sekarat pada porosnya...
Kemudian mati...

" Bangkitkan aku Tuhan "

0 komentar: