Senin, 21 November 2016

Yang Selalu Bertamu, dan Tak Tahu waktu

Ada yang tanggal
Dari cinta yang kau susun diatas kepala
Menuntunmu untuk segera lupa
Bahwa rindu yang tak kunjung rampung
Akan merupa luka

Ada yang tinggal
Dari cinta yang kau kenang dikeningmu
Membujukmu untuk selalu rindu
Bahwa cinta yang rontok disepanjang malam
Tak dapat ditahan oleh payungmu

Ada yang tetap tunggal
Dari cinta yang kau bawa hujan-hujan
Memberi luka yang laku disaku
Meski rindu tak pernah datang dengan utuh
Namun ia tetap tinggal, dan tak pernah tanggal

(Jatinangor, 2016)

0 komentar: